Jengkol Dan Khasiatnya

BUAH JENGKOL
Jengkol termasuk suku polong-polongan. Buahnya berupa polong dan bentuknya gepeng berbelit membentuk spiral berwarna lembayung tua. Biji buah berkulit ari tipis dengan warna coklat mengkilap. Tanaman jengkol sudah sejak lama ditanam di Indonesia. Tanaman ini juga banyak ditemukan di Asia Tenggara. Namun, asal-usul tanaman jengkol tidak diketahui dengan pasti.. Tidak hanya di Indonesia jengkol juga digemari di Malaysia (disebut “jering”), Myanmar (disebut “da nyin thee”), dan Thailand (disebut “luk-nieng”). Orang sunda menyebut jengkol sebagai ati maung (hati macan).

Bagi sebagian orang memakan jengkol adalah sesuatu hal yang memalukan karena dapat menimbulkan bau menyengat lewat mulut, urin, feses, dan keringat.Oleh karena itu jengkol sering dianggap sebagai makanan kelas rendah. Bau jengkol hanya bisa disaingi oleh bau petai.

20170725_073303-1.jpg

Jengkol kaya karbohidrat, protein, vitamin A, vitamin B, fosfor, kalsium, alkaloid, minyak atsiri, steroid, glikosida, tanin, dan saponin. Jengkol dapat dimakan mentah sebagai lalapan segar atau diolah menjadi masakan. Masakan yang paling umum adalah di semur, balado, atau di gulai. Setelah diolah biasanya jengkol akan mengeluarkan aroma khasnya yang menurut sebagian orang dapat menggugah selera dan memiliki citarasa yang khas dan lezat. Bagi saya penggemar jengkol, jengkol adalah penemuan penting setelah penemuan lampu pijar dan roda.

20160920_135952.jpg

jengkol_20160206_164101.jpg
Sumber gambar : Google

Untuk yang hobi memakan jengkol ada dampak negatif dari dampak asam jengkolat yaitu bisa keracunan dan kencing menjadi tersendat-sendat atau biasa disebut “Jengkolan”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.